Bagaimana perasaanmu?
Jika kau mengetahui apa yang seharusnya tidak usah kau ketahui,
melihat apa yang seharusnya jangan kau lihat, mendengar apa yang sebaiknya
tidak kau dengar.
Mendapati sebuah senyuman di hadapanmu yang kamu jelas tahu
bahwa itu PALSU, mendengar kata-kata manis yang sejujurnya itu racun yang dapat
membunuhmu, mendapat bertubi-tubi kebaikan yang kau tau bahwa itu lubang buaya
yang sebaiknya jangan kau dekati.
Hatimu seringkali memberontak, mengatakan “ JANGAN BIARKAN
DIRIMU TERSAKITI “ “ BICARALAH “
Berjuta gejolak terasa ingin meledak dari dalam dirimu ketika
kau mengerti sebuah kebohongan di arahkan kepadamu, terasa seperti jutaan
voltase listrik menyengat dadamu. Sungguh, kau ingin sekali marah, tapi kau
lebih memilih diam dan menganggap semuanya baik-baik saja.
Memilih diam dan tersenyum seolah kau tak mengerti apa-apa,
hanya karena kau merasa “ AKU INGIN SEPERTI ORANG NORMAL LAINNYA “
Lantas, apanya yang tidak normal darimu? Sungguh kau sangat
istimewa, kau berbeda dengan kebanyakan orang lainnya!
Kurang sayang apa Tuhan kepadamu? Tuhan telah menganugerahkanmu
apa yang tidak orang normal lain miliki. ANUGERAH, kau tau ANUGERAH? ANUGERAH
adalah apa yang orang normal lihat, bukan apa yang aku lihat.
Apa yang orang normal lihat itu anugerah adalah musibah bagiku.
Mengetahui apa yang seharusnya tidak usah kau ketahui, melihat
apa yang seharusnya jangan kau lihat, mendengar apa yang sebaiknya tidak kau
dengar.
Kadang aku berharap, andai setiap orang memiliki anugerah yang
sama untuk bisa mengetahui apa yang orang lain rasakan, apa yang orang lain
sembunyikan dari mereka.
Mengerti setiap kebohongan dan kepalsuan yang di tujukan kepada
mereka, akankah mereka bahagia karena bisa tahu segalanya? Atau malah depresi
karena tak dapat berbuat apa-apa.
Andai saja kau tahu semua rasa sakitku, Bagaimana perasaanmu?

0 komentar:
Posting Komentar